Nama : Markus Marvelous
Tempat tgl lahir : Solo, 17 Juni 1988
Status : Single
Hobby : Magic, Sulap
Tempat Tinggal : Siwalan kerto permai II/ E15
No. tlp : 0811265059
Pekerjaan : Mahasiswa, magician
pendidikan : SD Marsudirini, SMP Bintang Laut, SMA Negeri 3 Surakarta,
Universitas Kristen Petra surabaya
Kelebihan :
1. sabar dalam menghadapi segala sesuatu
2. tidak sembrono dalam mengambil langkah
3. tidak terlalu suka dalam hal yang bertele-tele
kekurangan :
1. mempunyai sifat cuek yang agak berlebih
2. kurang peka terhadap situasi
3. sedikit lamban
prestasi:
Juara 1 lomba sulap Close up 2007
di zaman sekarang ini ternyata masih banyak orang yang mengganggap bahwa sulap menggunakan hal-hal yang berbau mistis.. di blog sebelumnya sudah saya ceritakan mengenai sulap secara singkat(anda dapat melihatnya lagi)...
di lingkungan jurusan saya masih banyak teman-teman mahasiswa yang mengganggap bahwa sulap menggunnakan ilmu-ilmu hitam,padahal mereka adalah mahasiswa yang seharusnya dapat berpikir secara kritis dan tajam, tidak secara mentah-mentah menerima semua kejadian dan fenomena yang ada.
apalagi di ilmu komunikasi kita ketahui bahwa ternyata intepretasi adalah kunci dari ilmu komunikasi. setiap orang dapat mengintepretasikan sesuai dengan keinginan masing-masing berdasarkan tingkat pengetahuan dan pengalaman seseorang..
yang perlu kita sadari adalah sulap adalah bagian dari entertainment.
disini sulap adalah seni yang menghibur orang lain dengan membelokan hukum-hukum alam yang ada seperti terbang, menghilang, dsb.
~magically yours~
~mark marvelous~
Rabu, 17 September 2008
Selasa, 26 Agustus 2008
Arti Sulap (TMMB Project)
ARTI SULAP
menurut Funk & Wagnalls New Encyclopedia 1986, "Magic is the art of entertaining with tricks that are in apparent violation of natural law.
the principles of deception that magicians use are psychological; the methods are manipulative and mechanical.
the psychological principles are misdirection, suggestion, imitation and concealment. the spectators do not see everything that happens and they believe they see things that do not happens. such faulty perception leads to false assumptions, fallacious logic and in the end to the conclusion that the performer has achieved an impossible result"
Ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu secara nyata dan salah persepsi. Nyata dalam pengertian ini adalah apa yang dilihat penonton kelihatan benar-benar terjadi. Sebagai ilustrasi kita melihat adegan David Copperfield, ketika sebuah gergaji bulat besar berputar turun dan membelah tubuhnya menjadi dua.
Adegan ini adalah kejadian yang sebenarnya terlihat oleh penonton, dan ini benar-benar terekam nyata di benak penonton, sehingga apabila dia menceritakan ke orang lain, maka hal ini yang akan diceritakan. Tapi pernahkah teringat di benak penonton, bahwa sebelum gergaji membelah tubuh David, ada hal-hal yang dilakukan sebelumnya, yaitu David terlebih dahulu masuk ke dalam kotak tertutup untuk beberapa saat, baru kemudian kotak terbuka.
Hal ini sering kali tidak diingat atau tak terlihat oleh penonton, karena apa yang lebih diingat dan dilihat, adalah hasil akhir yaitu ketika tubuh David terbelah oleh gergaji. Inilah yang oleh Funk & Wagnalls dikatakan …”penonton tidak melihat semua yang terjadi (ketika david masuk ke kotak tertutup sebelumnya), tapi mereka percaya bahwa mereka melihat seua yang tidak terjadi.” Hal inilah yang menimbulkan salah persepsi, dan menuntun ke pemahaman yang salah serta ke logika yang menyesatkan. Sehingga akhirnya disimpulkan bahwa David mempergunakan atau dibantu oleh kuasa-kuasa setan/iblis.
Pemahaman yang keliru ini telah menghinggapi banyak orang, membuat sulap diartikan secara tidak benar. Sulap tidak lagi diartikan sebagai ‘seni hiburan’ The Art of Entertainment, tetapi sepertinya sulap dianggap sebagai sesuatu yang harus dijauhi.
Kemudian banyak diantara kita takut untuk melihat pertunjukan sulap, atau bahkan untuk mempelajarinya. Karena kita sudah terlanjur mempunyai atau mendapatkan pemahaman yang keliru. Padahal, kalau kita mengaccu pada ensiklopedia diatas, jelas sekali disebutkan di kata awal bahwa sulap adalah ‘seni hiburan’
menurut Funk & Wagnalls New Encyclopedia 1986, "Magic is the art of entertaining with tricks that are in apparent violation of natural law.
the principles of deception that magicians use are psychological; the methods are manipulative and mechanical.
the psychological principles are misdirection, suggestion, imitation and concealment. the spectators do not see everything that happens and they believe they see things that do not happens. such faulty perception leads to false assumptions, fallacious logic and in the end to the conclusion that the performer has achieved an impossible result"
Ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu secara nyata dan salah persepsi. Nyata dalam pengertian ini adalah apa yang dilihat penonton kelihatan benar-benar terjadi. Sebagai ilustrasi kita melihat adegan David Copperfield, ketika sebuah gergaji bulat besar berputar turun dan membelah tubuhnya menjadi dua.
Adegan ini adalah kejadian yang sebenarnya terlihat oleh penonton, dan ini benar-benar terekam nyata di benak penonton, sehingga apabila dia menceritakan ke orang lain, maka hal ini yang akan diceritakan. Tapi pernahkah teringat di benak penonton, bahwa sebelum gergaji membelah tubuh David, ada hal-hal yang dilakukan sebelumnya, yaitu David terlebih dahulu masuk ke dalam kotak tertutup untuk beberapa saat, baru kemudian kotak terbuka.
Hal ini sering kali tidak diingat atau tak terlihat oleh penonton, karena apa yang lebih diingat dan dilihat, adalah hasil akhir yaitu ketika tubuh David terbelah oleh gergaji. Inilah yang oleh Funk & Wagnalls dikatakan …”penonton tidak melihat semua yang terjadi (ketika david masuk ke kotak tertutup sebelumnya), tapi mereka percaya bahwa mereka melihat seua yang tidak terjadi.” Hal inilah yang menimbulkan salah persepsi, dan menuntun ke pemahaman yang salah serta ke logika yang menyesatkan. Sehingga akhirnya disimpulkan bahwa David mempergunakan atau dibantu oleh kuasa-kuasa setan/iblis.
Pemahaman yang keliru ini telah menghinggapi banyak orang, membuat sulap diartikan secara tidak benar. Sulap tidak lagi diartikan sebagai ‘seni hiburan’ The Art of Entertainment, tetapi sepertinya sulap dianggap sebagai sesuatu yang harus dijauhi.
Kemudian banyak diantara kita takut untuk melihat pertunjukan sulap, atau bahkan untuk mempelajarinya. Karena kita sudah terlanjur mempunyai atau mendapatkan pemahaman yang keliru. Padahal, kalau kita mengaccu pada ensiklopedia diatas, jelas sekali disebutkan di kata awal bahwa sulap adalah ‘seni hiburan’
Kamis, 14 Agustus 2008
TMMB project
sebelumya perkenalan terlebih dulu.. nama ku markus lahir anak ketiga dari ketiga bersaudara.
bagi yang mau berkenalan
ketik reg(spasi)markus
kirim ke 9090
sms yang kamu terima langsung dari hp ku loh!!!....
bagi yang mau berkenalan
ketik reg(spasi)markus
kirim ke 9090
sms yang kamu terima langsung dari hp ku loh!!!....
Langganan:
Komentar (Atom)